Mengenal Apa Itu Codeigniter Beserta Keunggulannya

Mengenal Apa Itu Codeigniter Beserta Keunggulannya

Mengenal Apa Itu Codeigniter Beserta Keunggulannya – Bertemu lagi bareng kita Koding Budi yang senantiasa membahas seputar pemrograman. Dan kali ini Koding Budi berkesempatan untuk membahas Mengenal Apa Itu Codeigniter Beserta Keunggulannya

Pengertian Codeigniter

Codeigniter ialah framework web untuk bahasa pemrograman PHP, yang dibikin oleh Rick Ellis pada tahun 2006, penemu serta pendiri EllisLab. EllisLab ialah suatu tim kerja yang berdiri pada tahun 2002 serta bergerak di bidang pembuatan sfotware dan tool untuk para pengembang website sejak tahun 2014 sampai sekarang ini. EllisLab sudah menyerahkan hak kepemilikan Codeigniter ke British Columbia Institute of Technology (BCIT) untuk proses pengembangan lebih lanjut. Saat ini, situs web resmi dari Codeigniter sudah beralih dari www.ellislab.com ke www.codeigniter.com.
Codeigniter mempunyai banyak fitur(fasilitas) yang membantu para pengembang (developer) PHP agar bisa membuat aplikasi web dengan cepat dan mudah. Dibandingkan dengan framework web PHP lainnya, harus diakui jika codeigniter mempunyai desain yang lebih simpel serta bersifat fleksibel (tidak kaku). Codeigniter mengizinkan para pengembang untuk memakai framework dengan parsial atau keseluruhannya. Ini berarti jika Codeigniter masih memberikan kebebasan terhadap para pengembang untuk menulis bagian-bagian kode tertentu di aplikasi menggunakan cara konvensional (tanpa ada framework).

Keunggulan Codeigniter

Codeigniter adalah sebuah toolkit yang ditujukan untuk orang yang ingin membuat aplikasi web dalam bahasa pemrograan PHP. Beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh Codeigniter ialah seperti berikut :

  1. Codeigniter adalah framework yang bersifat free dan open source
  2. Codeigniter memiliki ukuran yang kecil dibandingkan dengan framework lan. Setelah proses instalasi, framework codeigniter hanya berukuran kurang lebih 2mb
  3. Aplikasi yang dibuat menggunakan codeigniter bisa berjalan cepat.
  4. Codeigniter menggunakan pola desain MVC(Model-View-Controller) sehingga satu file tidak terlalu berisi banyak kode. Hal ini menjadikan kode lebih mudah dibaca, dipahami, dan dipelihara di kemudian hari.
  5. Codeigniter dapat diperluas sesuai dengan kebutuhan.
  6. Codeigniter terdokumentasi dengan baik. Informasi tentang pustaka kelas dan fungsi yang disediakan oleh Codeigniter dapat diperoleh melalui dokumentasi yang disertakan di dalam paket distribusinya.

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *